BRIN: Teknologi Cegah Kehilangan Pangan Perkuat Ketahanan Pangan ANTARA

E Paper Radar Bekasi Edisi 11 Mei 2019

Dengan teknologi yang tepat, sejumlah manfaat dapat dicapai, sementara lebih efisien lebih efisien membuat proses lebih menguntungkan dapat melindungi lingkungan.

Jakarta (ANTARA) – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengatakan penggunaan teknologi dalam pengolahan, penyimpanan, infrastruktur, pengemasan dan/atau pemasaran dapat mencegah kerugian pangan untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional.

Puji Lestari, Ketua Badan Penelitian Pangan dan Pertanian BRIN, mengatakan: “Dengan teknologi yang tepat, sejumlah manfaat dapat diraih, selain lebih efisien, proses lebih nyaman, dapat melindungi lingkungan. lingkungan.” ANTARA pengumuman di Jakarta pada situs resmi BRIN. , Jumat.

Dia mengatakan BRIN terus meneliti berinovasi untuk mengatasi kehilangan pangan, termasuk teknologi daur ulang pasca panen seperti pengalengan teknologi non-termal untuk mendukung produksi tanaman berkelanjutan produksi.

Menurutnya, komponen penting dari solusi jangka panjang adalah pertumbuhan tanaman dengan bantuan teknologi, yang menghasilkan varietas baru dengan hasil tinggi, yang lebih memenuhi batasan rantai pasokan, menyediakan produk segar berkualitas bagi konsumen.

Satrio Crido Vahono, kepala Pusat Penelitian Proses Teknologi Pangan BRIN, mengatakan bahwa berbagai teknologi pangan proses seperti pengeringan beku, pengalengan pengemasan dapat digunakan untuk mengurangi kemungkinan kehilangan makanan.

Dikatakannya, teknologi tersebut dapat memperpanjang umur simpan makanan dan/atau makanan olahan.

Konsep mengubah sisa makanan menjadi makanan atau non-makanan lain, seperti pakan ternak, pupuk organik, penyerap, pengawet, bahan kemasan, juga menawarkan cara lain untuk mengurangi kehilangan makanan.

Sementara itu, Dvinita Vika Utami, Direktur Pusat Penelitian Hortikultura dan Perkebunan BRIN, mengatakan produk tanaman kopi dan kakao sangat vital bagi Indonesia.

Kehilangan pangan dapat terjadi selama penanaman dan panen, serta selama kegiatan di luar pertanian yang mempengaruhi produksi.

Kopi Strategi pengurangan kehilangan nutrisi kakao mencakup praktik pertanian yang baik, yaitu budidaya dengan teknologi pemrosesan yang lebih baik, untuk meningkatkan kualitas tanaman; Studi metabolisme untuk mengidentifikasi metabolit potensial.

See also  Keunggulan Teknologi Informasi Dan Komunikasi (TIK) Bagi Pendidikan

Kemudian ada praktik manajemen yang baik, kualitas benih yang baik, waktu panen yang optimal, distribusi yang baik, pengembangan sistem, pertanian yang cerdas, kata Dvinita Vika Utami.

BRIN. Teknologi pencegah kehilangan pangan tingkatkan keamanan pangan Peneliti ANTARA. Teknologi radiasi membantu melindungi makanan

BRIN. Teknologi perkuat ketahanan pangan untuk cegah kehilangan pangan ANTARA Balitbangta. Untuk bisa mandiri di bidang pangan, diperlukan teknologi dan inovasi.

BRIN. Teknologi pencegahan kehilangan pangan tingkatkan keamanan pangan ANTARA BRIN kembangkan teknologi pengemasan diversifikasi pangan

BRIN. Teknologi Pencegahan Pangan Tingkatkan Ketahanan Pangan Panglima TNI ANTARA tegaskan dukungan terhadap Program Keamanan Pangan Nasional

Wartawan : Martha Herlinavat Simancuntak Penerbit : Andy Jauhar HAK CIPTA © ANTARA 2022

"Investasi di lahan. Apa komitmen Indonesia untuk mengurangi risiko perubahan iklim?"

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Related Post